
Tanggal 11 November 2009 aku tidak masuk sekolah. Karena, aku akan menantarkan ayah, ibu, enek, dan abah untuk melaksanakan rukun Islam yang ke 5. Jika kalian tahu 165, kalian pasti tau, rukun Islam yang ke 5 itu apa..
Berangkat Haji.
Aku akan mengantarkan ayah, ibu enek dan abah untuk berangkat ke tanah suci. Padahal, hari Rabu ini, Edelyn ulang tahun. Jadi, aku tidak bisa memberinya hadiah.
Hfft... Awalnya kami ke Gunung Batu. Untuk menjemput enek dan abah. Di sana, ada pelantunan Adzan dan pembacaan doa, yang membuatku menangis sedih. Adzannya begitu merdunya. Perpisahan itu sangaaaaaat mengharukan. Aku jadi sedih, deh!
Di perjalanan menuju Masjid Raya Bogor, banyak orang orang yang mengantar kloter 59. Itu juga mereka menyewa beberapa angkot. Kalau aku? Hanya 3 mobil yang sukarela menemani keberangkatannya.
Di Masjid Raya Bogor, mungkin ratusan orang menutupi gerbang Masjid Raya. Huh! Sumpek aku! Ketika sudah berada di sana, kata petugasnya hanya boleh satu orang yang menemani salah satu jama'ah. Aku takut gak bisa masuk. Akhirnya aku dan Una mengikuti Ayah. Sebelum petugas itu mengulangi lagi kalimatnya, ayah langsung berkata 'ini anak saya'... Akhirnya, aku masuk juga ke masjidnya. Masjid Raya sungguh bagus!
Seperti sudah di sana duluan. Haha :)
lihat saja fotonya : aku
Kami di sana foto foto. Yang memotonya Mang Andi. Rasa sedihku sudah sedikit terlupakan. Tak lama kemudian, kami di suruh pergi meninggalkan Masjid Raya Bogor. Sedih juga rasanya. Ada juga petugas yang maksa banget sampai aku pengen mukulin dia deh rasanya. Sebelum meninggalkan Masjid Raya, aku berpamitan dulu. Dan berpelukan. Saat yang menyedihkan pun hadir lagi
Setelah dari masjid Raya, kami ke Botani Square untuk makan, membeli mukena, dan buku. Rasanya, aku sudah gembira lagi.
Ba'da Dzuhur, kami ke Masjid Raya lagi untuk melihat mereka lagi. Ah... Aku jadi sedih lagi. Sebelum mereka pergi, aku sempat mencium tangan Ibu, Ayah, dan Enek. Aku tak sempat mencium tanga Abah. Karena, petugas yang GALAK itu hadir lagi. Katanya, kasihan yang lain. Ih.... Gemes pengen nyubit petugas iu.
Dengan perasaan kecewa, aku, Una, Bi Yunis, Mang Iman, dan Mang Andi meninggalkan tempat itu.
Untuk my parent and grand parent :
Semoga menjadi haji yang Mabrur...
Amiiiinnn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar